Memasuki tahun 2026, Provinsi Banten berkomitmen untuk meningkatkan prestasi olahraganya melalui pembenahan infrastruktur yang menyeluruh. Salah satu langkah konkret yang diambil oleh otoritas olahraga setempat adalah dengan mulai Lakukan Audit terhadap berbagai fasilitas atletik dan gelanggang olahraga yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Audit ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan upaya mendalam untuk memetakan kondisi fisik bangunan, ketersediaan peralatan, hingga aspek keamanan bagi para pengguna. Hal ini krusial agar anggaran pemeliharaan dapat dialokasikan secara tepat sasaran pada fasilitas yang paling membutuhkan perbaikan mendesak.
Keberadaan Sarana Olahraga yang mumpuni adalah syarat mutlak bagi lahirnya prestasi tinggi. Atlet tidak akan bisa berlatih secara maksimal jika fasilitas yang mereka gunakan sudah rusak atau tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Banten menyadari bahwa untuk mengejar ketertinggalan dari provinsi lain di Pulau Jawa, mereka harus memiliki pusat pelatihan yang representatif. Melalui proses pemeriksaan ini, setiap gedung olahraga, lintasan lari, hingga kolam renang dievaluasi untuk memastikan bahwa lingkungan latihan mampu mendukung peningkatan performa atlet tanpa risiko cedera akibat fasilitas yang buruk.
Target dari evaluasi besar-besaran ini adalah agar seluruh fasilitas tersebut mencapai Standar Nasional yang telah ditetapkan. Standar ini mencakup spesifikasi teknis yang ketat, mulai dari kualitas lantai gedung, pencahayaan, hingga ventilasi udara. Dengan memiliki fasilitas berstandar nasional, Banten tidak hanya memberikan tempat latihan yang layak bagi atletnya sendiri, tetapi juga membuka peluang untuk menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan tingkat nasional. Menjadi tuan rumah akan memberikan efek domino positif, baik dari segi mentalitas bertanding atlet lokal maupun dari sisi perputaran ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.
Pelaksanaan audit yang dijadwalkan selesai pada pertengahan tahun 2026 ini melibatkan tim ahli di bidang teknik sipil dan manajemen fasilitas olahraga. Data yang terkumpul dari lapangan kemudian diolah menjadi rapor kelayakan bagi setiap fasilitas. Hasil audit ini akan menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Banten untuk melakukan renovasi besar-besaran atau pembangunan fasilitas baru jika diperlukan. Transparansi dalam proses ini dijaga ketat agar masyarakat dan para pemangku kepentingan olahraga dapat mengetahui sejauh mana keseriusan pemerintah dalam mendukung ekosistem olahraga di wilayahnya.
